PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neurobiologi, Farmakologi, Biokimia

AMP Siklik (cAMP; Adenosin Monofosfat Siklik)

cyclic AMP (cAMP; cyclic adenosine monophosphate)

Ringkasan Singkat

AMP siklik (cAMP) adalah utusan kedua penting dalam sel yang berperan dalam transmisi sinyal di sinapsis saraf, terutama melibatkan aktivitas dopamin, norepinefrin, dan serotonin.

AMP siklik, atau cAMP, yang juga dikenal sebagai adenosin 3',5'-monofosfat, merupakan salah satu jenis utusan kedua (second messenger) yang krusial dalam mekanisme pensinyalan seluler. Dalam konteks neurobiologi, cAMP memiliki peran vital dalam aktivitas berbagai neurotransmiter. Secara khusus, ia terlibat dalam proses transmisi sinyal di sinapsis saraf yang menggunakan dopamin, norepinefrin, dan serotonin.

Ketika neurotransmiter utama (first messenger) berikatan dengan reseptor di permukaan sel saraf, ikatan ini memicu produksi cAMP di dalam sel. cAMP kemudian bertindak sebagai sinyal internal yang mengaktifkan berbagai protein dan enzim, yang pada gilirannya mengubah respons sel terhadap stimulus awal. Proses ini memungkinkan amplifikasi sinyal dan koordinasi respons seluler yang kompleks, termasuk regulasi suasana hati, fungsi kognitif, dan respons stres, yang semuanya dipengaruhi oleh neurotransmiter yang disebutkan di atas.

Struktur Cyclic AMP

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/cyclic-AMP
  • Kandel, E. R., Schwartz, J. H., Jessell, T. M., Siegelbaum, S. A., & Hudspeth, A. J. (Eds.). (2012). Principles of Neural Science (5th ed.). McGraw-Hill Education.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback